Rabu, 06 April 2016

Cerita Sex Joe and Me Next Day

Orisex web dewasa yang berisikan "Cerita Sex Joe and Me Next Day" cerita sex 2016, cerita nyata, cerita ngentot, cerita mesum, cerita dewasa terbaru dan foto bugil tante bispak abg hot.  

Cerita Pesta Sex, Cerita Sex, Cerita Dewasa
Cerita Sex Joe and Me Next Day - Ist

Cerita Sex Terbaru | Jika anda pernah membaca kisah berjudul "Joe and Me", sebenarnya kisah itu ada lanjutannya.. Yang pertama kemarin itu cerita di hari jumat malam waktu kami berangkat. Kemudian sedikit cerita untuk sabtu paginya. Nah.. Ini cerita sepanjang sabtu. Enjoy..

Kami semua menuju ruang TV. Joe duduk di singel sofa empuk miliknya depan TV. Barry mulai menjalankan VCD Player dengan film blue yang mereka punya. Aku duduk menyamping diatas pangkuan Joe, pantatku disela sela pahanya.

Ketika film dimainkan, tangan Barry dan Sylvy sudah mulai saling merangsang, sementara Micky dan Amy sudah berciuman diatas sofa panjang. Sepertinya sudah tidak ada lagi yang memperhatikan film di VCD, karena masing-masing sudah memulai permainannya sendiri sendiri.

Jari-jari Joe sudah mulai membelai celah memekku. Menarik-narik klirotisku membuatku semakin terangsang. Ia juga menciumi tetekku menggigit putingku. Tangan kiriku mengocok kontolnya lembut. Tak lama, kakiku diangkatnya hingga aku duduk berhadapan dengannya sementara kontolnya terjepit antara perutnya dan memekku dan kedua kakiku melewati sandaran sofa. Perlahan Joe mengorek-ngorek lubang memekku dengan kontolnya.

"Aahhhhh.." desahku saat kepala penisnya mulai menerobos masuk dalam memekku.

Aku menekan pantatku kebawah, hingga penisnya masuk sampai ke batangnya, sekalipun rasanya sakit sekali, tapi nikmatnya luar biasa. Kemudian aku terlentang diatas pangkuannya masih dengan kontol yang tertancap dalam memekku.
 Cerita Sex  Joe and Me Next Day
Amy dan Sylvy mendekatiku, mereka menjilati putingku dan menggigit gigitnya serta meremas remasnya hingga memerah, sementara Micky dan Barry memasukkan kontol mereka ke dalam vagina kedua perempuan yang sedang menungging itu, kemudian mengocoknya.

Jari-jari Sylvy dan Amy menggelitik klitorisku, membuatku semakin bergetar. Joe' memegang pinggangku dan sedikit mengangkatnya, hingga ia bisa mengocokkan kontolnya dalam memekku.

"Ahhhh.. Sshhhh.." desahku keenakan..

Tanganku berpegangan pada sandaran tangan sofa dan mulai mengangkat pantatku dan memutar mutarnya, hingga kontol Joe yang panjang serasa mengaduk aduk memekku. Pelan namun pasti, pantat Joe' pun di goyangkan mengikuti irama goyangan pantatku. Makin cepat dan makin tak beraturan..

"Ahhhh.. Joeeee.."

Ia mengeluarkan sebuah vibrator kecil, seukuran ibu jari dan memasangnya pada getaran tertinggi. Kemudian menempelkan pada klitorisku.

"Aahhhh." Jeritku seakan tersetrum listrik seluruh tubuhku, bersamaan dengan itu terasa memekku berkedut sangat kuat dan.
"Aahhhh.. Joeeee."
Cerita Dewasa Joe and Me Next Day
Aku menggoyangkan pantatku semakin kuat dan badanku bergetar sangat keras dan kurasa dinding memekku mengejang sangat kuat menjepit kontol Joe yang masih ada didalam.

"Aaahhhh.. Sayang.. Ohh.. Fffuck!" Desah Joe, bersamaan dengan mengalirnya pejuhnya dalam memekku.

Kedua orang di sebelahku juga mulai mendesah dan mencengkram erat pegangan sofa. Masih dalam posisi yang sama, aku menghampiri Amy dan menghisap teteknya, sementara Joe' mecium bibir dan memainkan lidahnya dalam mulut Sylvy sambil meremas teteknya. Tak lama mereka menjerit keras sambil menggoyangkan pantat mereka dan kemudian menelungkupkan kepalanya di sandaran kursi.

Setelah sejenak kami semua berisitarahat ditempat, kami semua bangkit dari tempat duduk kami. 'Plop' suara dari kontolnya Joe yang tadi tertanam dalam memekku ketika terlepas. Joe mengangkatku ke kamar mandi dan meletakkanku dalam bathtub kemudian mengisinya dengan air hangat. Dengan tubuh yang sangat letih, aku tertidur dalam bathtub yang hangat.
Cerita Mesum Joe and Me Next Day
Ketika aku terbangun, air sudah meluber keluar dari bathtub. Kemudian aku mandi dan membersihkan memekku dengan sabun. Terasa sangat perih karena sudah beberapa kali dimasukkan kontolnya Joe yang sangat besar itu. Kemudian aku keluar dengan baju mandi yang masih ada di kamar mandi. Ternyata Barry, Micky, Amy dan Sylvy terlelap diatas sofa panjang depan TV, sementara kulihat Joe yang masih telanjang berdiri di dapur sedang membuat secangkir kopi.

"Sudah mandinya? Seger?"
"He.. eh.." Jawabku sambil menganggukkan kepala.
"Ini kopimu" Katanya sambil menyerahkan kopi susu kesukaan ku.
"Ke kolam yuk.. Pemandangannya bagus!" Ajaknya sambil melilitkan handuk di pinggangnya.

Aku mengikutinya kolam indoor dengan kaca di sekelilingnya. Pemandangan senja yang indah terlihat dibalik kaca. Matahari yang sudah memerah membuat suasana menjadi sangat romantis. Tapi aku menggigil karena penghangat ruangan baru saja dinyalakan. Tiba-tiba, Joe melepaskan handuknya dan masuk ke dalam kolam kecil itu.

"Ayo masuk!" ajaknya.

Pertama aku takut, karena dingin sekali udaranya, tapi kemudian ketika aku memasukkan jari kakiku ke dalamnya, ternyata hangat! Ternyata kolam itu bisa berfungsi menjadi kolam air panas. Maka aku memberanikan masuk ke dalamnya.

Didalam kolam terdapat tangga kecil hingga kami bisa duduk sambil berendam hingga leher. Joe duduk di salah satu pojok kemudian ia menarikku dan meletakkan kepalaku di pundaknya. Ia mengangkat daguku dan mengecup bibirku mesra. Aku membalikkan badanku dan memeluknya dari depan kemudian mencium bibirnya. Lidahnya mulai menari dalam mulutku. Tangannya memijat-mijat tetekku dan menarik narik putingnya. Tangan kananku mulai mengelus-elus kontolnya yang sudah setengah berdiri. Tak lama jarinya mengorek-ngorek memekku.

"Shh.. Ah.. Aduh.. Sakit say.. Perih!"

Ujarku langsung melepaskan ciumanku. Terasa sangat perih di daerah klitorisku.
Cerita Ngentot Joe and Me Next Day
"Iya.. Pelan pelan deh.. Masukkin aja ya say biar nggak terasa perihnya. Biar terasa enaknya"

Terdiam ku sesaat, sambil merasakan jarinya yang sudah mulai dimasukkan satu persatu dalam memekku.

"Iya deh.. Tapi pelan pelan ya.. Ujungnya sakit nih!" Kataku sambil membimbing jarinya ke klitorisku yang terasa agak perih, berusaha menunjukan daerah yang sakit.

"Ya sudah.. Dari belakang aja.. Kamu munggungin aku"

Ujarnya sambil membimbing pantatku naik ke pahanya hingga aku duduk membelakangi Joe. Perlahan ia membimbing kontolnya masuk ke dalam memekku.

"Sshh.. Aaahh.." desahku ketika kurasakan kontolnya yang panjang 20 cm dan tebal 5 cm itu menyeruak masuk dalam memekku yang masih sedikit perih.
"Tahan sayang.." sambil mendorong pantatku hingga kontolnya masuk sepenuhnya ke dalam memekku.

Terasa sedikit perih. Aku bertahan pada pinggir kolam, kemudian mulai menaikturunkan pantatku. Setiap aku menurunkan pantatku, terasa Joe' mengangkat pantatnya, hingga kontolnya masuk lebih dalam dari yang kuperkirakan.

"Sshh.. Ahh.. Enak sayang.." Ujarku setiap ia menusukkan kontolnya.

Makin lama, makin cepat dengan sentakan sentakan yang mengejutkan, membuatku semakin melayang.

"Aaahh.. Ahh.. Ssshh.. Mau keluar saayy.."

Tanganku makin mencengkram kuat pinggiran kolam, merapatkan pahaku supaya dapat lebih menggigit kontolnya. Tiba tiba, Joe mendorongku sedikit, hingga aku berdiri agak bungkuk menghadap pinggiran kolam. Sementara ia menempelkan dadanya, erat di punggungku sambil meremas remas tetekku dan menusukkan kontolnya bertubi tubi dalam memekku.
Cerita Sex 2016 Joe and Me Next Day
"Aaahh.. Ssshh.. Joee.." Jeritku tak tahan.
"Tahan say.. Dikit laggii.. Aaarrgghh..!!"

Jeritnya bersamaan dengan keluarnya pejuhnya dalam memekku bercampur cairan cintaku yang juga keluar saat itu. Lemas rasanya lututku hingga aku berlutut dan bertopang pada pinggir kolam.

"Aduh.. Enak ya.."

Tiba tiba ada suara yang mengejutkan kami berdua. Ternyata keempat teman Joe yang muncul di belakang kami. Barry kemudian duduk di depanku mengarahkan kontolnya ke mulutku.

"Kata Joe' isapan mu maut! Isap punya aku ya! Aku ingin ngerasain permainan lidah mu"

Sebentar aku melihat ke Joe seakan meminta konfirmasinya.

"Maaf sayang, habisnya kamu jago banget sih kalau ngisep!" dengan senyumnya yang manis, ia mencium punggungku.

Ketika aku mulai memasukkan kontolnya ke dalam mulutku, tiba-tiba Joe menarik kontolnya dari dalam memekku. Sempat kulirik ke belakang, ternyata ia ditarik oleh Amy dan Sylvy ke bungalow di pinggir kolam.
 Cerita sex, cerita ngentot, cerita mesum
Kumainkan lidahku di kepala kontol milik Barry yang ternyata memiliki ketebalan yang sama dengan Joe, 5 cm tapi masih lebih panjang milik Joe. Kuhisap bijinya dan menjilat batangnya, seperti menjilat es krim. Aku masukkan kontol sepanjang 14 cm itu ke dalam mulutku sambil kukocok. Micky memelukku dari belakang, menciumi punggungku dan memainkan jarinya di putingku dan memekku.

"Aaahh.. Joeee.." Jerit Amy membuatku harus meliriknya.

Di bungalow yang tak jauh dari tempat kami, kulihat Amy menunggingkan pantatnya, sementara Joe sedang memasukkan kontolnya ke dalam vagina Amy. Dan Sylvy menjilati vagina Amy dari bawah sambil meraba-raba memekknya sendiri. Tanpa sadar aku lebih cepat mengocok kontolnya Barry dan lebih cepat memutar mutar lidahku di kepala kontolnya.

"Ssshh.. Aaahh.. Lidah lo enak banget Joe' Aku mau keluar say.. Telen ya.." Ujar Barry ke Joe dan aku sambil menekan kepalaku hingga gelagapan.

Hingga aku hampir tak dapat bernafas menerima pejuhnya dalam mulutku. Aku terus menghisapnya hingga kontolnya menciut. Tapi tetap aku tak melepaskannya hingga kontolnya kembali berdiri tegak.
Cerita sex, cerita ngentot, cerita mesum
Barry turun dan masuk ke dalam kolam, bertukar tempat dengan Micky yang tadi dibelakangku menjadi berhadapan denganku. Aku dipangkunya dan Micky duduk di tangga. Perlahan ia memasukkan kontolnya ke dalam memekku.

"Aahh.. Mick.." Desahku ketika semua batangnya masuk ke dalam memekku.

Serasa penuh, sekalipun memekku baru saja dimasukkan oleh kontol Joe yang besar, tapi tetap saja rasanya penuh. Sebentar kulirik bungalow tempat Joe dan dua perempuan lainnya. Kulihat Amy dan Sylvy terlentang hampir bertindihan, sambil membuka liang memeknya.

Sementara Joe memasukkan kontolnya bergantian dari vagina Amy ke Sylvy. Kemudian Amy lagi dan Sylvy lagi, Kedua perempuan itu berteriak setiap kali Joe menghujamkan kontolnya ke vagina mereka.

"Sshhhh.. Ahhhh.." Aku terkejut ketika Micky mulai mengocok memekku.

Ia mencium dan melumat bibirku mesra. Sementara Barry dibelakangku mulai mengelus elus tetekku. Tak berapa lama, Barry mulai mengorek lubang pantatku dengan kontolnya.

"Ahh.. Barry.." Desahku ketika kontolnya masuk ke dalam memekku.
"Ssshh.. Aaahh.. Lleebiihh cceeppaat Mick.. Akku mmau kkeluuaarr.." Desahku keenakan.
"Barengg saayyaangngg.. Aaahh.. Ttahhnn.. Bbenntaar llaggii.. Ssshh.. Aaahh aahh" Jerit Micky bersamaan dengan mengalirnya pejuhnya ke dalam memekku bercampur dengan cairan cinta di dalamnya. Juga kontol di pantatku yang juga menembakkan pejuhnya.

Kakiku mengikat pinggang Micky dengan erat, menahan kenikmatan yang tiada tara.
Cerita sex, cerita ngentot, cerita mesum
Sekalipun dalam kelelahan, aku masih menginginkan kontol Joe yang besar itu bersarang dalam memekku. Hingga dengan sedikit tertatih, aku melepaskan pelukan dari Micky dan Barry, dan membersihkan memekku dalam kolam itu dengan mengusap-usapnya, dan menghampiri Joe dan kedua perempuan yang masih bergelut. Joe terlentang diatas kursi panjang dengan Amy dan Sylvy menjilati kontol Joe yang panjang itu. Kuarahkan memekku ke mulut Joe.

"Ssshh.. Hhhaa.. Joee.. Enaakk Sayyangg.." Desahku ketika ia mulai menjalari memekku dengan lidahnya yang hangat. T

iba tiba, ia mengorek liang memekku dengan lidahnya membuat aku semakin menggelinjang.

"Ahh.. Joee.. Enak.." Desahku sambil mengacak acak rambutnya dan menekan kepalanya ke terbenam dalam selangkanganku.

Tak lama, terasa liang memekku mulai berkontraksi. Pangkal pahaku mulai bergetar keenakan.

Tiba tiba Joe' mengangkat pantatku dan membawaku ke arah kontolnya dan memasukkan kontolnya dalam memekku.

"Ssshh.. Aaahh.. Aaacchkk.. Joee.. Aaa.."

Jeritku saat kontolnya menyeruak masuk, bersamaan dengan bergetarnya liang memekku menandakan aku telah orgasme dan akupun terkulai lemas di dadanya yang bidang, dengan kontol yang masih berdiri tegak dalam memekku. Dengan sisa-sisa tenagaku, aku kembali menggoyangkan pantatku, hingga Joe dapat mengeluarkan pejuhnya.

"Shhhh.. Sayyaanngg.. Eennakk.. Ooohh.." Joe melenguh panjang, ketika ia mengeluarkan pejuhnya dalam memekku. Kami semua tertidur di pinggir kolam, hingga pagi.

***

Cerita sex, cerita ngentot, cerita mesum dan cerita dewasa, tante, sedarah, spg, daun muda, setengah baya, abg, remaja, pramugari, pembantu, bispak, mahasiswi, pelajar, lesbi dan banyak lagi lainya kategori cerita terbaru Foto Hot 2016  

Related Posts

Cerita Sex Joe and Me Next Day
4/ 5
Oleh